Mengenal Metodologi dan Pembacaan dalam Buku “Al-Kitab wa Al-Qur’an”

Authors

  • Budi Suhartawan STIQ Ar-Rahman Bogor

Keywords:

Muhammad Shahrur, Metode, Al-Kitab Wa Al-Qur’an

Abstract

This journal discusses how to read the thoughts of Muhammad Shahrur about the Qur'an in his book Al-Qur’an Wa Al-Qur’an. Through this famous work and its conversion, Shahrur offers a methodology in reading and understanding interpretations of the Qur'an. By offering an offer that is quite intriguing the general public and the commentators of his day from discussions on Al-Dzikr, dialectics of nature and humans, Umm Al-Kitab, fiqh, sunnah and Al-Qur’an. Where Shahrur ventured to approach the analysis of a combination of natural, social, and commentary analysis. Through reading in the Book of the Holy Qur'an. Shahrur offers several problems in the discussion of the Qur'an and interpretation. This paper tries to direct readers in terms of providing a new paradigm in understanding the Koran through the reading of Shahrur's writings in the study of the Koran.

 

Jurnal ini membahas mengenai bagaimana pembacaan pemikiran Muhammad Shahrur tentang Al-Qur’an dalam Bukunya Al-Kitab Wa Al-Qur’an. Melalui karya terkenal dan kontraversinya ini, Shahrur menawarkan metodelogi dalam membaca dan memahami penafsiran Al-Qur’an. Dengan menawarkan sebuah tawaran yang cukup mengelitik khalayak ramai dan para mufassir pada zamannya dari pembahasan tentang Al-Dzikir, dialektika alam dan manusia, Umm Al-Kitab, fiqih, sunnah dan Al-Qur’an. Dimana Shahrur memberanikan diri melakukan pendekatan analisis perpaduan analisa ilmu alam, sosial, dan ilmu tafsir. Melalui pembacaan dalam Buku Al-Kitab Wa Al-Qur’an. Shahrur menawarkan beberapa masalah dalam pembahasan Al-Qur’an dan penafsiran. Tulisan ini mencoba mengarahkan para pembaca dalam hal memberikan paradigma baru dalam memahami  Al-Quran melalui pembacaan karya tulis Shahrur dalam kajian tentang ke- Al-Quran.

References

Al-Qur’an Al Karim.

Al-Bahili, Muqtil Bin Sulaiman. (1994). Al-Asybah Wa Nazair Fil-Qur’an. Mesir ; Markaz Tahqiq Li At Turats

Al-Buthi, Said Ramdhan. (1990). Al-Khilafiyah Al-Yahudiyah Li Syi’ari Qiroah Musairaoh. Nahaj Al-Islam.

Al-Munajjad, Mahir. (2008). Membongkar Ideology Tafsir Al-Qur’an Kontemporer. Yogyakarta: Elsaq.

As-Syawaaf, Muhami Munir. (1993). Tuhfatul –Qiroah Al-Muasyairoh. Cyfrus: As-Syawaf Li An-Nasyr Wa Ad Dirosah.

Athaillah. (2010). Sejarah Al-Qur’an Versivikasi Otentisitas Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gusmian, Islah. (2013). Khazanah Tafsir Indonesia, Dari Hermeneutika Hingga Ideologi. Cet.I Yogyakarta: Lkis.

Mauleman, Johan Hendrik. (2012). Membaca Al-Qur’an Bersama Muhammad Arqun. Yogyakart: Lkis.

Mubarok, Ahmad Zaki. (2007). Pendekatan Strukturalisme Linguistic Dalam Tafsir Al Qur’an Ala M. Syahrur. Yogyakarta: Elsaq Press.

Mustaqim, Abdul. (2013). Epistimologi Tafsir Kontemporer, Yogyakarta: Lkis.

Rahman, Fazlur. (1990). Islam, Terj. Ahsin Mohammad. Bandung: Pustaka

Saleh, Ahmad Syukri. (2006). Metodelogi Tafsir Al-Qur’an Kontemporer Dalam Pandangan Fazlur Rahman. Jakarta : Gunung Persada.

Shihab, M. Quraish. (2013). Kaidah Tafsir. Jakarta: Lentera Hati.

_____(2006). Rasionalitas Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.

Sibawahi. (2007). Hermenetika Al-Qur’an Fazlur Rahman. Yogyakarta Dan Bandung, Jalasutra.

Shahrur, Muhammad. (1990). Al-Kitab Wa Al-Qur’an; Qira'ah AlMu'asirah. Damaskus: Al-Ahali li Al-Tiba’ah Wa Al-Nasyr Wa Al-Tauzi.

---------- (1994). Dirasat Islamiyah Mu’ashirah Fi Al Daulah Wa Al Mujtama.

Damaskus: Al-Ahli Li Ath-Thiba’ah Wan-Nasr Wa At Tauzi.

Syamsudin, Sahiron. (2002). Metode Intratektual Shahrur Dalam Penafsiran Al-Qur’an. Yogyakarta; Tiara Wacana.

Downloads

Published

2020-09-21

How to Cite

Suhartawan, B. (2020). Mengenal Metodologi dan Pembacaan dalam Buku “Al-Kitab wa Al-Qur’an”. TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 56-79. Retrieved from http://e-jurnal.stiqarrahman.ac.id/index.php/tafakkur/article/view/26