Sumber Penafsiran Al-Qur’an (Masadir At-Tafsir)

Authors

  • Abdul Manaf STIQ Ar-Rahman Bogor

Keywords:

Tafsir bi al-ma’s\ur, Tafsir bi ar-ra’yi, Tafsir bi al-isya>ri>

Abstract

A characteristic of interpretation can be seen from three main categories, namely sources, methods and ittija>h. The source of interpretation or often referred to as mas}a>dir at-tafsi>r is a discussion of the references that are the basis of commentators in interpreting the Qur'an. The first source of interpretation is to hold to a valid history, which is to interpret the Qur'an with the Qur'an or with the sunnah, or with the history of friends and tabiin. Second, stick to the other tools needed bythe commentators produced based on his ijtihad. The interpretation of the Qur'an can be produced from people who treat sulu>k or muja>hadah.

 

Suatu karakteristik tafsir dapat dilihat dari tiga kategori utama, yaitu sumber, metode dan ittija>h. Sumber tafsir atau yang sering disebut dengan mas}a>dir at-tafsi>r adalah pembahasan mengenai rujukan yang menjadi pijakan mufassir dalam menafsirkan Al-Qur’an. Sumber penafsiran yang pertama adalah berpegang kepada riwayat yang sahih, yaitu menafsirkan Al-Qur’an dengan Al-Qur’an atau dengan sunah, atau dengan riwayat sahabat serta tabiin. Kedua, berpegang kepada perangkat-perangkat lain yang dibutuhkan oleh mufassir yang dihasilkan berdasarkan ijtihadnya. Penafsiran Al-Qur’an dapat dihasilkan dari orang yang menjani sulu>k atau muja>hadah.

Downloads

Published

2020-09-21

How to Cite

Manaf, A. (2020). Sumber Penafsiran Al-Qur’an (Masadir At-Tafsir). TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(1), 17-33. Retrieved from http://e-jurnal.stiqarrahman.ac.id/index.php/tafakkur/article/view/24