KAJIAN HADIST TENTANG URGENSI KEMAMPUAN DALAM MENIKAH
Analisis Permasalahan Pernikahan Usia Dini di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.62359/dirayah.v3i01.103Keywords:
Underage marriage, Islamic marriage law, Hadith of marriage abilityAbstract
Underage marriages that have happened in Indonesia from year to year have caused many problems not only in terms of social aspect, but also in the health. Even though it has clearly violated the laws and regulations that have been set, but in its implementation, it still requires moral and religious legitimacy. The assumption that Islam allows underage marriage through a narrow understanding of hadith needs further study and research, so that Islamic guidances can be in harmony and suitable with mutually agreed laws and regulations. Marriage as a great agreement (mītsāq ghalīzh) requires good preparation in the form of optimal abilities as the prophet's suggestion that contained in the hadith narrated by Ibnu Mas'ud.
Downloads
References
Abubakar, Zainal Abidin. (2001). Kumpulan Peraturan Perundang-undangan Dalam lingkungan Peradilan Agama, Cet. 4, Jakarta Pusat: Yayasan Al-Hikmah.
Alam, H. Andi Syamsu. (1990). Usia Ideal Memasuki Dunia Perkawinan. Jakarta: Kencana Mas.
F., Adhim, M. (2002). Indahnya Pernikahan Dini. Jakarta: Gema Insani.
Kelompok Kerja (POKJA) Perempuan dan Anak Mahkamah Agung Republik Indonesia, (2020). Buku Saku Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin. Jakarta: diterbitkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia bersama Indonesia Judicial Research Society (IJRS) dengan dukungan Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2)
Ramulyo, M. (1996). Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Asy-Syarif, Muhammad. (2009). Sabil Al-Falāh Ilā Sunan An-Nikāh. Kairo: Maktabah Al-Iman.
Syāthi’, Bintu. (1974). Isteri-isteri Rasulullah SAW, terjemahan MHM. Al-Hamid Al-Husaini. Jakarta: Bulan Bintang.
Tim Penulis Rumah Kitab, (2018). Mendobrak Kawin Anak, Membangun Kesadaran Kritis Pencegahan Kawin Anak, Cet. I. Jakarta: Yayasan Rumah Kita Bersama.
Tim Penulis Rumah Kitab. (2020). Mengapa Islam Melarang Perkawinan Anak?. Jakarta: Yayasan Rumah Kita Bersama.
UNICEF dan PUSKAPA UI. (2020). Factsheet: Child Marriage in Indonesia. Jakarta: UNICEF and PUSKAPA UI.
Zein, Satria Effendi M. Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer, (Jakarta: Kencana, 2004).
Sumber Internet
Chalid, Maisuri T. (2020). Perkawinan Usia Anak Memperbesar Risiko Kematian Ibu Muda. Kompasiana. Diakses pada tanggal 01 September 2020. https://sains.kompas.com/read/2018/04/24/180900423/perkawinan-usia-anak-memperbesar-risiko-kematian-ibu-muda?page=all .
Tebo, Kabupaten, Website Resmi Kementrian Agama, diakses tanggal 10 Oktober 2022, link terkait : http://tebo.kemenag.go.id/halaman/259/persyaratan-permohonan-nikah-di-bawah-umur.html .
Wibowo, Sony. (2015). Peran Keluarga dalam Membangun Bangsa, Kompasia. Diakses pada tanggal, 01 September 2020. https://www.kompasiana.com/sbowo/55b4199326b0bde318f0f600/peran-keluarga-dalam-membangun-bangsa .
Forum Diskusi
Amannullah, Gantjang, Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat, Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statisik (BPS), Hasil SUSENAS tentang Perkawinan, Maret 2019, disampaikan oleh pada Diskusi Data Temuan dan Rekomendasi Kertas Kebijakan yang diadakan oleh AIPJ2 pada tanggal 29 Juli 2020.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Vina Qurrotua'yun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






