Pemberdayaan Perempuan pada Masa Rasulullah: Suatu Kajian Historis

Authors

  • Hidayati Hidayati STIQ Ar-Rahman Bogor

Keywords:

Pemberdayaan, Historis, Perempuan

Abstract

This research shows that women are a group that greatly benefits from the presence of the Prophet Muhammad. In the middle of the Arab tradition which views women as second-class creatures, she actually places the position of women in their proportions and erodes the darkness experienced by women in pre-Islamic times. He views women as noble beings and has various rights besides obligations. So that many female friends during the time of the Prophet had a significant role, both in the realm of religion, education, economics, and politics. This fact shows that the Prophet had made major changes in people's lives, especially women. This research is a descriptive qualitative research based on library research. Research data that contains information about how the Prophet's mission in lifting the dignity of women, and was obtained from Islamic literature in the form of traditions of the Prophet Muhammad, Islamic history books and Islamic political books that reveal the problem. The collected data were analyzed qualitatively by inductive analysis techniques.

 

Penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan adalah kelompok yang sangat diuntungkan oleh kehadiran Nabi Muhammad SAW. Di tengah tradisi Arab yang memandang perempuan sebagai makhluk kelas dua, beliau justru menempatkan kedudukan perempuan pada proporsinya dan mengikis habis kegelapan yang dialami perempuan pada masa pra-Islam. Beliau memandang perempuan sebagai makhluk yang mulia dan memiliki berbagai hak di samping kewajiban. Sehingga banyak sahabat perempuan pada masa Nabi yang memiliki peran yang cukup signifikan, baik dalam ranah agama, pendidikan,  ekonomi, dan politik. Fakta tersebut menunjukkan bahwa Nabi telah melakukan perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang didasarkan pada kajian kepustakaan (library research). Data penelitian yang berisi informasi-informasi tentang bagaimana misi Rasulullah dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan, dan diperoleh dari literatur Islam yang berupa hadis-hadis Nabi Muhammad Saw, buku-buku sejarah Islam serta buku-buku politik Islam yang mengungkap permasalahan tersebut. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan teknik analisis induktif.

References

Asy-Syakawi, A. (2010). Kedudukan Wanita dalam Islam, terj. Muzaffar Sahidu, Islamhouse.com.

At-Turmuzi, Sunan at Turmudzi. Ba>b ma> ja>’a fi> h}aqq al-mar’ah ‘ala> zaujiha: Al-Maktabah Al-sha>milah Juz 5.

Azzuhri, M. (2009, Juli-Desember). “Khadijah Binti Khuwailid Sosok Perempuan Karir”. Jurnal Muwazah, Vol.1, No.2.

Bukha>ri>. S{ah}i>h al-Bukha>ri. Kitab al-Jiha>d, Bab: radd al-Nisa>’ al-Qatla> wa al-jurhiy, Jilid 6.

Engineer, A. (2003). Pembebasan Perempuan. Yogyakarta: LKiS.

Hambal, Ahmad bin. Sunan ah}mad bin H}ambal . Al-Maktabah Al-sha>milah. Juz 6.

Hosen, I & Suratmaputra, A. (2007). Al-Qur’an dan Peranan Perempuan dalam Islam. Jakarta: IIQ.

Qal’ah, R. (2008). Pribadi Agung Rasulullah (Tajuddin, penerjemah). Jakarta: Pustaka Ikadi.

Mahmud, J. (1986). Huquq Al-Mar'at fi Al-Mujtama' Al-Islamiy. Kairo: Al-Haiat Al-Mishriyat Al-Amat.

Masruri, Hadi. (2012). Peran Sosial Perempuan dalam Islam, Egalita Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, Volume VII No. 1 Januari.

Mattson, Ingrid. (1999). A Believing Slave is Better than an Unbeliever: Status and Community in Early Islamic Society and Law . University of Chicago doctoral dissertation.

Mulia, Musdah. (2007). “Benarkah Agama Melawan perempuan”. Jurnal Perempuan, No.52, Yayasan Jurnal Perempuan, Jakarta.

Muslim. S{ahi>h Muslim. Kita>b al-Jiha>d, Ba>b: al-Nisa>’ al-Gha>ziya>t Yurdlh Lahunn wa la> Yas}a>m, Jilid V.

Schimmel, Annemarie. (1998). Jiwaku adalah Wanita: Aspek Feminim Dalam Spritualitas Islam (Rahmani Astuti, Penerjemah). Bandung: Mizan.

Shihab, M.Q. (2012). Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw, Dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadits-Hadits Shahih. Jakarta:Lentera Hati.

Subhan, Zaitunah. (2008). Menggagas Fiqh Pemberdayaan Perempuan. Jakarta: el-Kahfi.

Su’ud, Abdul Abu. (1442 H). Tafsir Aisyah Ummul Mukminin. Jakarta: Darul Falah.

Syuqqah, Muhammad Abu. (1990). Tahrir al-Mar’ah fi “Ashri ar-Risalah. Beirut: Dar al-Qalam.

Syuqqah, Abdul Halim Abu. (1997). Kebebasan Wanita, Jilid 2 (Chairul Halim, penerjemah). Jakarta: Gema Insani Press.

Umar, Nasaruddin. (2001). Argumen Kesetaraan Jender Perspektif al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

Wargadinata,Wildana.(2003) “Tradisi Arab di Masa Nabi”. Jurnal el-harakah, edisi 60, Juli-Oktober. world.net/index, pendidikan-wanita-dalam-islam.

http://media.isnet.org/islam/Paramadina/Jurnal/Jender3.html.

world.net/index, pendidikan-wanita-dalam-Islam.

Downloads

Published

2020-09-21